Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Sekar Agung/Ageng Lengkap

Sekar Agung atau Kekawin merupakan syair jawa kuna yang digubah berdasarkan aturan metrum india. Sekar Agung diikat oleh aturan-aturan Guru & Lagu/Matra. Jumlah baris dari jumlah suku kata (Wretta) dalam setiap bait (pada). Guru adalah suku kata yang diucapkan/dilagukan panjang atau berat sedangkan yang disebut dengan Lagu adalah suku kata pendek/ringan. Guru disebut juga dengan suara Dirgha, lagu disebut juga hiswa.
Kedudukan Guru dan Lagu di dalam sekar agung dapat dianalogikan dengan kedudukanguru dengan murid/mahasiswa atau juga orang tua dengan anak-anaknya. Sebagaimana yang dijelaskan dalam kekawin Nitisastra bahwa "Tingkahning Sutha Manuteng Bapa gawenya" yang artinya perilaku anak akan mengikuti jejak orang tuanya, maka dapat dikatan bahwa tinggi rendahnya nada/lagu akan mengikuti tinggi rendahnya nada guru yang ada di depannya.
Di dalam teks kekawin yang ditulis dengan menggunakan aksara bali, suku kata guru dapat dikenali pada suku kata yang memakai:
  1. Tedong
    Tanda tedong merupakan simbol telinga/kuping maknanya adalah dengarkanlah nasehat guru/dosen.
  2. Ulu Sari
    Tanda ulu Sari merupakan simbol kepala pada manusia yang memiliki makna jungjunglah dan hormatilah.
  3. Suku Ilut
    Suku Ilut merupakan simbol kaki oada manusia yang memiliki makna agar anak termasuk anak didik sah sebagai milik orang tua.
  4. Taleng/Taling
    Taleng merupakan simbol tangan kanan yang memiliki makna orang tua memberi dan mempersilakan anaknya untuk melakukan yang terbaik.
  5. Bisah
    Tanda bisah merupakan simbol tangan kiri yang memiliki makna guru akan melarang anak didiknya untuk berbuat yang tidak baik.
  6. Surang
  7. Cecek
    Tanda cecek merupakan simbol rambut yang memiliki makna orang tua semestinya memberikan nafkah kepada anaknya.
  8. Adeg-Adeg
    Tanda adeg-adeg merupakan simbol pengikat maknanya guru atau orang tua wajib mengendalikan anak-anaknya agar tidak berbuat kebablasan/sembarangan.
  9. Tanda Guung, Nania dan Suku Kembung
    Adalah simbol pakaian yang memiliki makna guru wajib memberikan perlindungan terhadap anak didiknya.
    • Suku kata di depan Guung.
    • Suku kata di depan Nania.
    • Suku kata di depan Suku Kembung.




    Penelusuran yang terkait dengan sekar agung atau ageng:
    sekar agung atau wirama bahasa bali
    sekar agung atau wirama bahasa bali tentang pendidikan
    contoh sekar ageng bahasa bali
    sekar agung atau wirama bahasa bali
    sekar agung atau wirama bahasa bali tentang budaya bali
    pidarta basa bali
    sekar agung atau wirama bahasa bali singkat
    sekar agung atau wirama bahasa bali tentang lingkungan



    KeyWord:
    Sekar agung, wirama bali, pengertian sekar agnung, pengertian wirama


18 komentar untuk "Pengertian Sekar Agung/Ageng Lengkap"

Pak Guru Selasa, 30 Desember 2014 13.18.00 WIB Hapus Komentar
saya merasa benar benar berada di masyarakat jawa yang berbeda saat membaca rtikel ini..

nice post
Unknown Selasa, 30 Desember 2014 13.21.00 WIB Hapus Komentar
Setelah baca artikel diatas, sya bisa tau lebih lagi mengenai budaya masyarakat jawa
Nice info gan!
Unknown Selasa, 30 Desember 2014 14.40.00 WIB Hapus Komentar
Nice post gan
http://ryankazama121.blogspot.com/
Sendy Selasa, 30 Desember 2014 14.55.00 WIB Hapus Komentar
Keren Bang Postnya
AndroPC Center Selasa, 30 Desember 2014 15.12.00 WIB Hapus Komentar
wah jarang nih ane nemuin artikel tentang budaya, nice info gan
Belajar BahasaBali Selasa, 30 Desember 2014 20.25.00 WIB Hapus Komentar
iya gan :) Sekar Agung terdapat di Bali yang merupakan syair jawa kuna :)
Belajar BahasaBali Selasa, 30 Desember 2014 20.28.00 WIB Hapus Komentar
Sosial budaya masyarakat Jawa dan Bali hampir bisa dibilang hampir mirib gan,, :)
Belajar BahasaBali Selasa, 30 Desember 2014 20.29.00 WIB Hapus Komentar
iya gan :) Sekar Agung terdapat di Bali yang merupakan syair jawa kuna :)
Belajar BahasaBali Selasa, 30 Desember 2014 20.44.00 WIB Hapus Komentar
Iya gan, Terima Kasih sudah berkunjung :)
Belajar BahasaBali Selasa, 30 Desember 2014 20.49.00 WIB Hapus Komentar
iya gan mkasi.. Biar budaya kita tetep lestari :)
Unknown Minggu, 04 Januari 2015 12.40.00 WIB Hapus Komentar
keren blog nya apalagi artikelnya rapih dan keren :)
Anonim Minggu, 04 Januari 2015 12.43.00 WIB Hapus Komentar
Wah mantap blog nya! top banget sob!
Belajar BahasaBali Minggu, 04 Januari 2015 12.52.00 WIB Hapus Komentar
wahh,, berlebihan nih gan,, biasa aja blog saya masih newbie :) Terima Kasih sudah berkunjung
Belajar BahasaBali Minggu, 04 Januari 2015 12.54.00 WIB Hapus Komentar
Mkasi gan.. masih newbie n saya :)
Unknown Sabtu, 24 Januari 2015 20.00.00 WIB Hapus Komentar
Lengkap banget artikel tentang sekar agung atau sekar agengnya :)
Belajar BahasaBali Sabtu, 24 Januari 2015 23.54.00 WIB Hapus Komentar
Iya gan, kebetulan saya kuliahnya ngambil jurusan bahasa daerah :)
INFORMASI KESEHATAN Minggu, 04 Juni 2017 16.50.00 WIB Hapus Komentar
ada kemiripan ya jawa dan bali bli
Unknown Selasa, 11 Juni 2019 17.42.00 WIB Hapus Komentar
kamiingin taucara membagi guru lagu
Di dalam mewirama